
Panduan Lengkap: Contoh Soal UTS IPS Kelas 7 Semester 2 Kurikulum 2013 Beserta Pembahasan Mendalam
Semester genap kelas 7 jenjang SMP merupakan periode krusial dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS). Pada semester ini, siswa akan mendalami berbagai aspek penting terkait interaksi sosial, lingkungan, dan keberagaman budaya. Ujian Tengah Semester (UTS) menjadi salah satu tolok ukur sejauh mana pemahaman siswa terhadap materi yang telah diajarkan.
Kurikulum 2013, yang menekankan pada pendekatan saintifik dan pembelajaran aktif, menuntut siswa untuk tidak hanya menghafal fakta, tetapi juga mampu menganalisis, mengevaluasi, dan mengomunikasikan pengetahuannya. Oleh karena itu, contoh soal UTS IPS kelas 7 semester 2 kurikulum 2013 yang baik harus mencerminkan prinsip-prinsip tersebut.
Artikel ini akan menyajikan berbagai contoh soal yang mencakup topik-topik utama yang lazim diajarkan pada semester 2 kelas 7 IPS Kurikulum 2013, beserta pembahasan mendalam untuk setiap soal. Tujuannya adalah agar siswa dan guru memiliki referensi yang komprehensif untuk mempersiapkan dan melaksanakan UTS secara efektif.
Topik Utama yang Sering Muncul dalam UTS IPS Kelas 7 Semester 2 Kurikulum 2013:
Sebelum melangkah ke contoh soal, penting untuk mengingat kembali cakupan materi yang biasanya diujikan. Materi-materi ini umumnya berkisar pada:

- Interaksi Sosial: Konsep dasar interaksi sosial, bentuk-bentuk interaksi (asosiatif dan disosiatif), faktor-faktor pendorong dan penghambat interaksi sosial, serta dampaknya terhadap kehidupan masyarakat.
- Kehidupan Masyarakat Indonesia: Keragaman suku, budaya, dan agama di Indonesia. Pengertian pluralitas, multikulturalisme, serta isu-isu terkait keberagaman. Sikap positif terhadap keberagaman.
- Lingkungan Alam dan Buatan: Pengertian lingkungan, komponen lingkungan (abiotik dan biotik), persebaran sumber daya alam di Indonesia, serta upaya pelestarian lingkungan. Dampak aktivitas manusia terhadap lingkungan.
- Kondisi Geografis Indonesia: Letak astronomis dan geografis Indonesia, pengaruhnya terhadap iklim dan keragaman hayati. Kondisi fisik wilayah Indonesia (dataran, perairan, pegunungan).
- Peran Lingkungan dalam Kehidupan: Keterkaitan antara lingkungan alam dan aktivitas ekonomi serta sosial masyarakat. Konsep kelangkaan dan pemenuhan kebutuhan.
Contoh Soal dan Pembahasan Mendalam:
Mari kita telaah beberapa contoh soal yang mewakili berbagai topik di atas.
Bagian I: Pilihan Ganda
Pilihlah jawaban yang paling tepat!
-
Interaksi sosial merupakan proses saling memengaruhi dalam bentuk tindakan, perasaan, atau pemikiran antarindividu atau antarkelompok. Manakah di bawah ini yang bukan merupakan syarat terjadinya interaksi sosial?
a. Adanya kontak sosial
b. Adanya komunikasi
c. Adanya perbedaan latar belakang budaya
d. Adanya tujuan yang samaPembahasan:
Syarat utama terjadinya interaksi sosial adalah adanya kontak sosial dan komunikasi. Kontak sosial bisa bersifat primer (tatap muka) atau sekunder (melalui media). Komunikasi adalah penyampaian pesan dari satu pihak ke pihak lain. Pilihan (c) perbedaan latar belakang budaya justru seringkali menjadi pendorong terjadinya interaksi sosial, meskipun juga bisa menjadi tantangan. Pilihan (d) tujuan yang sama adalah salah satu faktor yang mempermudah bentuk interaksi asosiatif, namun bukan syarat mutlak untuk interaksi itu sendiri. Interaksi bisa terjadi meskipun tujuannya berbeda atau bahkan bertentangan (misalnya dalam persaingan atau konflik). -
Bentuk interaksi sosial yang bertujuan untuk mempererat hubungan antarindividu atau kelompok, serta meningkatkan kerja sama, disebut sebagai interaksi sosial…
a. Disosiatif
b. Asosiatif
c. Kooperatif
d. AkomodatifPembahasan:
Interaksi sosial dibagi menjadi dua jenis utama: asosiatif dan disosiatif. Interaksi asosiatif adalah bentuk interaksi yang mengarah pada persatuan dan peningkatan hubungan. Di antara pilihan yang diberikan, (b) asosiatif adalah istilah yang paling tepat untuk menggambarkan tujuan mempererat hubungan dan kerja sama. Pilihan (c) kooperatif dan (d) akomodatif adalah contoh spesifik dari bentuk-bentuk interaksi asosiatif, tetapi istilah asosiatif mencakup keduanya dan lebih umum. -
Ketika dua orang siswa berbeda sekolah saling bertukar informasi mengenai tugas sekolah melalui media sosial, ini menunjukkan contoh dari kontak sosial…
a. Primer
b. Sekunder
c. Langsung
d. Tidak langsungPembahasan:
Kontak sosial dibedakan menjadi primer dan sekunder. Kontak sosial primer terjadi secara langsung, tatap muka, tanpa perantara. Contohnya adalah berjabat tangan, berbicara langsung, atau berdiskusi. Kontak sosial sekunder terjadi melalui perantara, baik alat maupun lembaga. Dalam kasus ini, media sosial bertindak sebagai perantara. Oleh karena itu, ini adalah contoh dari kontak sosial (b) sekunder atau (d) tidak langsung. Karena pilihan (b) lebih spesifik merujuk pada perantara, maka ini adalah jawaban yang paling tepat. -
Indonesia memiliki kekayaan alam yang melimpah, salah satunya adalah hutan tropis yang menjadi habitat bagi berbagai macam flora dan fauna. Keanekaragaman hayati ini merupakan wujud dari…
a. Pluralitas masyarakat
b. Pengaruh letak astronomis
c. Keberagaman lingkungan
d. Tantangan pembangunanPembahasan:
Keanekaragaman hayati yang melimpah, seperti yang dimiliki oleh hutan tropis Indonesia, adalah manifestasi dari (c) keberagaman lingkungan. Indonesia terletak di garis khatulistiwa, yang memberikan kondisi iklim ideal untuk tumbuhnya berbagai jenis tumbuhan dan hewan. Pilihan (a) pluralitas masyarakat lebih merujuk pada keragaman manusia. Pilihan (b) pengaruh letak astronomis memang berkontribusi, namun tidak secara langsung menjelaskan keanekaragaman hayati itu sendiri melainkan kondisinya. Pilihan (d) tantangan pembangunan mungkin terkait dengan pengelolaan sumber daya alam, tetapi bukan definisi dari keberagaman hayati. -
Perhatikan pernyataan berikut:
(1) Memaksakan kehendak kepada orang lain.
(2) Menghargai perbedaan pendapat.
(3) Saling membantu dalam kebaikan.
(4) Suka mengejek suku lain.
(5) Menghormati tradisi daerah lain.Sikap positif terhadap keberagaman masyarakat Indonesia ditunjukkan oleh pernyataan nomor…
a. (1), (2), dan (3)
b. (2), (3), dan (5)
c. (1), (4), dan (5)
d. (2), (4), dan (5)Pembahasan:
Sikap positif terhadap keberagaman mencakup penghargaan, penghormatan, dan toleransi.
(1) Memaksakan kehendak bertentangan dengan penghargaan terhadap perbedaan.
(2) Menghargai perbedaan pendapat adalah sikap positif.
(3) Saling membantu dalam kebaikan menunjukkan solidaritas dan kebersamaan, yang merupakan sikap positif.
(4) Suka mengejek suku lain adalah sikap negatif yang merusak kerukunan.
(5) Menghormati tradisi daerah lain menunjukkan toleransi dan penghargaan terhadap keberagaman budaya.
Oleh karena itu, pernyataan yang menunjukkan sikap positif adalah nomor (2), (3), dan (5). Jawaban yang tepat adalah (b).
Bagian II: Esai Singkat
Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut dengan singkat dan jelas!
-
Jelaskan perbedaan mendasar antara interaksi sosial asosiatif dan disosiatif, serta berikan satu contoh untuk masing-masing jenis interaksi tersebut!
Pembahasan:
Perbedaan mendasar antara interaksi sosial asosiatif dan disosiatif terletak pada arah dan dampaknya terhadap hubungan antarindividu atau kelompok.- Interaksi Sosial Asosiatif: Merupakan bentuk interaksi yang mengarah pada persatuan, kerja sama, dan peningkatan hubungan. Tujuannya adalah untuk membangun keharmonisan dan kemajuan bersama.
- Contoh: Gotong royong membersihkan lingkungan kampung, kerja kelompok untuk menyelesaikan tugas sekolah, musyawarah untuk mufakat dalam suatu organisasi.
- Interaksi Sosial Disosiatif: Merupakan bentuk interaksi yang mengarah pada perpecahan, persaingan, pertentangan, atau bahkan konflik. Tujuannya adalah untuk mencapai kepentingan pribadi atau kelompok, seringkali dengan mengorbankan pihak lain.
- Contoh: Persaingan dalam pemilihan ketua kelas, pertengkaran antar tetangga karena masalah batas tanah, tawuran antar pelajar dari sekolah yang berbeda.
- Interaksi Sosial Asosiatif: Merupakan bentuk interaksi yang mengarah pada persatuan, kerja sama, dan peningkatan hubungan. Tujuannya adalah untuk membangun keharmonisan dan kemajuan bersama.
-
Mengapa Indonesia disebut sebagai negara maritim? Jelaskan kaitannya dengan letak geografis Indonesia!
Pembahasan:
Indonesia disebut sebagai negara maritim karena sebagian besar wilayahnya terdiri dari perairan (laut, selat, samudra) dan memiliki garis pantai yang sangat panjang. Negara maritim adalah negara yang memiliki wilayah laut yang luas dan aktivitas masyarakatnya sangat bergantung pada sumber daya laut dan aktivitas kelautan.Kaitan dengan letak geografis Indonesia adalah sebagai berikut:
- Terletak di antara dua benua (Asia dan Australia) dan dua samudra (Hindia dan Pasifik): Posisi strategis ini menjadikan Indonesia sebagai jalur pelayaran internasional yang penting. Laut menjadi sarana transportasi utama antar pulau di Indonesia, serta jalur perdagangan antar negara.
- Merupakan negara kepulauan terbesar di dunia: Ribuan pulau yang tersebar membentuk gugusan kepulauan yang dipisahkan oleh perairan. Hal ini secara inheren menjadikan laut sebagai bagian integral dari kehidupan masyarakat Indonesia, baik dari segi transportasi, ekonomi (perikanan, pariwisata bahari), maupun pertahanan.
- Memiliki potensi sumber daya laut yang melimpah: Laut Indonesia kaya akan hasil perikanan, terumbu karang, mineral, dan energi terbarukan yang menjadi tulang punggung perekonomian bagi banyak komunitas pesisir.
-
Jelaskan dua faktor yang dapat menghambat terjadinya interaksi sosial!
Pembahasan:
Ada beberapa faktor yang dapat menghambat terjadinya interaksi sosial. Dua di antaranya adalah:- Ketakutan atau Kecurigaan: Jika individu atau kelompok merasa takut, curiga, atau tidak aman terhadap orang lain, maka mereka cenderung akan menarik diri dan enggan untuk berinteraksi. Ketakutan ini bisa timbul karena pengalaman buruk sebelumnya, prasangka, atau kurangnya informasi yang memadai. Misalnya, masyarakat yang tinggal di daerah rawan kejahatan mungkin enggan berinteraksi dengan orang asing.
- Perbedaan Kebudayaan yang Mencolok (kurang adanya pemahaman/toleransi): Meskipun perbedaan budaya bisa menjadi kekayaan, jika tidak disertai dengan pemahaman dan toleransi yang memadai, perbedaan tersebut dapat menjadi hambatan. Misalnya, perbedaan bahasa, adat istiadat, norma, dan nilai yang terlalu mencolok tanpa adanya upaya untuk saling memahami dapat menciptakan jarak dan kesalahpahaman, sehingga menghalangi interaksi. Contohnya, pendatang baru yang tidak berusaha mempelajari kebiasaan setempat mungkin akan kesulitan berinteraksi dengan penduduk lokal.
Bagian III: Uraian Singkat
Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut dengan uraian yang lebih lengkap!
-
Analisis bagaimana keberagaman suku bangsa dan budaya di Indonesia dapat menjadi modal pembangunan bangsa, namun juga dapat menimbulkan tantangan. Berikan contoh konkret untuk mendukung analisis Anda!
Pembahasan:
Keberagaman suku bangsa dan budaya di Indonesia adalah aset yang luar biasa, namun juga memerlukan pengelolaan yang cermat agar tidak menjadi sumber perpecahan.Modal Pembangunan Bangsa:
- Kekayaan Budaya dan Pariwisata: Setiap suku bangsa memiliki kekayaan seni, tradisi, kuliner, dan warisan budaya yang unik. Keberagaman ini menjadi daya tarik utama bagi sektor pariwisata, yang pada gilirannya mendatangkan devisa negara, menciptakan lapangan kerja, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Contoh: Tari kecak Bali, batik Jawa, rumah adat Toraja, tarian Saman Gayo.
- Sumber Inovasi dan Kreativitas: Interaksi antarbudaya dapat memicu lahirnya ide-ide baru, inovasi, dan kreativitas dalam berbagai bidang, mulai dari seni, kuliner, hingga teknologi. Pertukaran gagasan dari berbagai latar belakang dapat memperkaya perspektif dan menghasilkan solusi yang lebih komprehensif. Contoh: Kolaborasi musisi dari berbagai daerah yang menghasilkan genre musik baru, perpaduan kuliner tradisional yang menciptakan hidangan fusion yang unik.
- Identitas Nasional yang Kuat: Meskipun beragam, keberagaman ini dapat disatukan di bawah payung Bhinneka Tunggal Ika, yang memperkuat rasa persatuan dan kebangsaan. Kesadaran akan kekayaan budaya bangsa sendiri dapat menumbuhkan rasa bangga dan kecintaan terhadap tanah air.
Tantangan Pembangunan Bangsa:
- Potensi Konflik Antar Suku/Budaya: Perbedaan yang tidak dikelola dengan baik, ditambah dengan prasangka, diskriminasi, atau persaingan sumber daya, dapat memicu konflik antar kelompok suku atau budaya. Hal ini dapat mengganggu stabilitas sosial, keamanan, dan menghambat jalannya pembangunan. Contoh: Kerusuhan antarsuku di beberapa daerah di masa lalu akibat isu ekonomi atau politik.
- Kesulitan Membangun Konsensus Nasional: Dalam pengambilan keputusan penting yang menyangkut kepentingan nasional, keberagaman pandangan dan kepentingan dari berbagai kelompok dapat mempersulit pencapaian kesepakatan bersama. Proses negosiasi dan kompromi bisa memakan waktu lama dan membutuhkan keahlian khusus.
- Upaya Pelestarian Budaya: Di tengah arus globalisasi, ada kekhawatiran bahwa budaya lokal yang beragam dapat terkikis atau hilang. Upaya pelestarian yang efektif membutuhkan sumber daya dan kebijakan yang tepat sasaran untuk setiap kebudayaan.
Untuk mengatasi tantangan ini, diperlukan penanaman nilai-nilai toleransi, saling menghormati, dialog antarbudaya, serta kebijakan yang adil dan inklusif dari pemerintah.
-
Jelaskan konsep kelangkaan dalam ilmu ekonomi. Mengapa konsep ini penting dalam memahami bagaimana masyarakat memenuhi kebutuhannya, terutama dalam konteks sumber daya alam yang terbatas di Indonesia?
Pembahasan:
Konsep Kelangkaan (Scarcity)
Dalam ilmu ekonomi, kelangkaan merujuk pada ketidakseimbangan antara jumlah kebutuhan manusia yang tidak terbatas dengan alat pemuas kebutuhan (sumber daya) yang jumlahnya terbatas. Kebutuhan manusia sifatnya terus berkembang dan tidak pernah ada habisnya, baik itu kebutuhan primer, sekunder, maupun tersier. Di sisi lain, sumber daya yang tersedia untuk memenuhi kebutuhan tersebut, seperti sumber daya alam (minyak bumi, air, tanah), sumber daya manusia (tenaga kerja), dan sumber daya modal (uang, mesin), jumlahnya terbatas dan bahkan ada yang tidak dapat diperbaharui.Kelangkaan inilah yang mendorong manusia untuk melakukan kegiatan ekonomi, yaitu bagaimana cara memproduksi, mendistribusikan, dan mengonsumsi barang serta jasa untuk memenuhi kebutuhan mereka secara optimal dengan sumber daya yang ada.
Pentingnya Konsep Kelangkaan dalam Memenuhi Kebutuhan di Indonesia:
Konsep kelangkaan sangat fundamental dalam memahami bagaimana masyarakat, termasuk masyarakat Indonesia, memenuhi kebutuhannya, terutama mengingat Indonesia memiliki sumber daya alam yang melimpah namun tidak tak terbatas.- Pengambilan Keputusan Alokasi Sumber Daya: Karena sumber daya terbatas, masyarakat harus membuat keputusan tentang bagaimana mengalokasikan sumber daya tersebut secara efisien. Apakah lebih baik menggunakan lahan untuk pertanian pangan, perkebunan kelapa sawit, atau pembangunan permukiman? Keputusan ini didasarkan pada prioritas kebutuhan dan potensi manfaat dari setiap pilihan.
- Pentingnya Efisiensi dan Efektivitas: Kelangkaan mendorong masyarakat untuk lebih efisien dalam menggunakan sumber daya. Menggunakan energi secara hemat, mengurangi limbah, dan mendaur ulang adalah contoh upaya mengatasi kelangkaan. Di Indonesia, efisiensi penggunaan air, energi, dan lahan menjadi krusial karena ketersediaannya semakin tertekan oleh pertumbuhan populasi dan aktivitas ekonomi.
- Peran Teknologi dan Inovasi: Untuk mengatasi kelangkaan, manusia berinovasi menciptakan teknologi baru. Misalnya, teknologi pertanian modern untuk meningkatkan hasil panen di lahan terbatas, teknologi energi terbarukan untuk mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil yang semakin langka.
- Penetapan Harga: Kelangkaan suatu barang atau jasa seringkali mempengaruhi harganya. Barang yang langka dan banyak dicari cenderung memiliki harga yang lebih tinggi. Ini menjadi sinyal bagi produsen untuk memproduksi lebih banyak atau bagi konsumen untuk mengurangi konsumsi.
- Perencanaan Pembangunan Jangka Panjang: Pemerintah perlu membuat perencanaan pembangunan yang mempertimbangkan ketersediaan sumber daya di masa depan. Pengelolaan sumber daya alam secara berkelanjutan sangat penting agar tidak habis untuk generasi mendatang. Misalnya, kebijakan mengenai penggunaan energi terbarukan dan pelestarian hutan.
Dengan memahami konsep kelangkaan, masyarakat Indonesia dapat lebih bijak dalam memanfaatkan sumber daya alam yang ada, membuat keputusan ekonomi yang tepat, dan berupaya menciptakan solusi untuk memenuhi kebutuhan yang terus bertambah tanpa merusak lingkungan dan mengorbankan masa depan.
Penutup
Contoh soal dan pembahasan di atas diharapkan dapat memberikan gambaran yang komprehensif mengenai jenis-jenis pertanyaan yang mungkin muncul dalam UTS IPS Kelas 7 Semester 2 Kurikulum 2013. Penting bagi siswa untuk tidak hanya menghafal jawaban, tetapi juga memahami konsep di balik setiap pertanyaan. Dengan pemahaman yang mendalam, siswa akan lebih siap menghadapi ujian dan mampu mengaplikasikan pengetahuannya dalam kehidupan sehari-hari.
Guru dapat menggunakan contoh soal ini sebagai referensi untuk menyusun soal UTS yang sesuai dengan materi yang telah diajarkan di kelas. Latihan rutin dengan variasi soal akan sangat membantu siswa dalam meningkatkan kepercayaan diri dan menguasai materi IPS. Selamat belajar dan semoga sukses dalam UTS!