ami mengintegrasikan nilai-nilai seperti kasih sayang (metta), kebijaksanaan (paññā), tanpa pamrih (karuṇā), kesabaran (khantī), dan pengembangan diri (bhāvanā)
Kombinasi ini memastikan bahwa mahasiswa mendapatkan pendidikan yang komprehensif, menggabungkan kedalaman spiritual dengan keunggulan akademis.
Selain mata kuliah inti keagamaan Buddhis, kami juga mengintegrasikan studi interdisipliner, seperti psikologi Buddhis, manajemen Buddhis, atau pendidikan Buddhis
ni berarti setiap mata kuliah, setiap diskusi, dan setiap interaksi didasari oleh nilai-nilai luhur ajaran Buddha, seperti kasih sayang, kebijaksanaan, etika, dan pengembangan diri
Dengan demikian, lulusan kami tidak hanya memiliki pemahaman spiritual yang kuat, tetapi juga kompetensi profesional yang siap bersaing di pasar kerja.
Mahasiswa kami berasal dari beragam etnis dan budaya, menciptakan lingkungan yang kaya akan perspektif.
ami tetap menjaga standar akademik yang tinggi, menyediakan fasilitas yang memadai, dan menghadirkan tenaga pengajar yang kompeten
Keunggulan ini menawarkan aksesibilitas yang mudah bagi mahasiswa, baik yang berasal dari dalam kota maupun dari luar daerah. Lokasi di pusat kota memungkinkan mahasiswa untuk memanfaatkan berbagai fasilitas kota
ni merupakan elemen krusial dalam mengembangkan keseimbangan batin dan etika mahasiswa. Kampus kami memfasilitasi berbagai sesi meditasi, retret singkat, dan lokakarya
Dosen 1
Dosen 2
Dosen 3
Matematika, seringkali dianggap sebagai momok bagi sebagian siswa, sejatinya adalah fondasi penting dalam memahami dunia di sekitar kita. Bagi siswa kelas 8 SMP, semester pertama merupakan gerbang awal menuju konsep-konsep…
Read MorePendahuluan: Mengapa HOTS Penting untuk Pemahaman Sumber Energi? Pendidikan abad ke-21 menuntut lebih dari sekadar hafalan fakta. Para siswa perlu dibekali kemampuan berpikir kritis, kreatif, dan mampu memecahkan masalah yang…
Read MoreDunia pendidikan terus berkembang, menuntut para siswa tidak hanya menguasai hafalan materi, tetapi juga mampu menganalisis, mengevaluasi, dan menciptakan solusi. Di jenjang Sekolah Dasar, khususnya Kelas 4, fondasi pemikiran kritis…
Read More